LAGU SEVENTEEN - KEMARIN | SETELAH TRAGEDI TSUNAMI SELAT SUNDA


Setelah tragedi tsunami di selat sunda berakhir kini tinggalah sisa duka yang mendalam bagi seluruh keluarga korban. Siapa yang menyangka itu semua akan terjadi, semuanya terjadi secara tiba-tiba.

Ada hal yang menjadi sorotan hampir semua lapisan masyarakat, yakni group band Seventeen yang ketika itu tengah manggung dan dengan sekejap digulung air yang menerjang. Yang membuat begitu heboh memang kejadian itu terrekam oleh sebuah video berdurasi pendek dan tersebar di media sosial dengan cepat.


Kini hampir semua orang mencari tahu semua hal tentang band Seventeen, dan ada satu hal yang membuat orang-orang merasa tersentuh hatinya dan tidak sedikit pula yang sampai meneteskan air mata, yaitu ketika mendengar lagu Seventeen yang berjudul "Kemarin".

Lagu Seventeen - Kemarin ini seolah Ifan sang vokalis bernyanyi untuk istrinya dan juga sahabat-sahabatnya yang menjadi korban tsunami. sehingga orang-orang begitu tersentuh ketika mendengar lagu ini.

Berikut ini sedikit screenshot dari komen-komen videonya di youtube :


Gol Terbaik Fernando Torres Bersama Chelsea

Gol Berkelas Torres Yang Sulit Dilupakan

Fernando Torres merupakan salah serorang pemain hebat yang ada di era nya, dan dia telah banyak menciptakan gol mulai bersama Atletico Madrid, Liverpool, Chelsea dan juga AC Milan. Namun dari sekian banyak gol yang ia ciptakan, ada satu gol yang banyak diperbincangkan juga dikenang. Yaitu gol Torres saat membela Chelsea di Liga Champions tepatnya ketika menumbangkan Barcelona.

Semua orang tahu bahwa Torres musim itu permainannya sedang mengalami penurunan, ketika itu juga ia tidaklah bermain sebagai starter dia hanya bermain mengantikan Drogba. Namun gol yang ia ciptakan waktu itu sunguh dikenang banyak penggemar Chelsea tak luput juga dari ingatan pendukung Barcelona bahkan penikmat Liga Champions.

Dan sebenarnya pada pertandingan tersebut sebelum Torres mencetak gol Ramires pun mencetak sebuah gol indah, namun sedikit terlupakan oleg gol Torres ini.

Dan berikut ini merupakan cuplikan golnya yang ada di Youtube :

Noah, Setia Band atau Hanin Dhiya | Siapakah Yang Terbaik ?

Noah, Setia Band atau Hanin Dhiya | Siapakah Yang Terbaik ?

Nike Ardilla merupakan penyanyi legend milik Indonesia, karya dan suaranya tak lekang oleh waktu. Selalu ada dari generasi ke generasi yang menikmati karyanya. Banyak para penyanyi yang menyanyikan kembali atau sekedar cover lagu Nike Ardilla, namun dari sekian banyak bagi penulis hanya 3 yang menarik perhatian karena suaranya memiliki ciri khas masing-masing. Silahkan di cek menurut kalian siapakah yang terbaik ?

1. Noah - Tinggalah Ku Sendiri (2016)


2. Setia Band - Bintang Kehidupan (2017)


3. Hanin Dhiya - Bintang Kehidupan (2018)

Bagi penulis sendiri dari ketiganya memiliki keunggulan masing-masing dan semuanya enak didengar.

Tatjana Saphira : Artis Indonesia Pemegang Penghargaan Asia Star Award

Tatjana Saphira Pemegang "Asia Star Award - Seoul International Drama Award 2018"
Dalam ajang Seoul International Drama Award 2018 muncul nama aktris IndonesiaTatjana Saphira Hartmann dalam kategori penghargaan Asia Star Award, itu menjadi sebuah kebanggaan tersediri baginya pasalnya dari Indonesia baru dia yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Tatjana dianugerahi Asian Star Award karena penampilannya pada Film Sweet 20 di tahun 2017, pada penghargaan tersebut dia berdampingan dengan aktris asal Jepang yakni Ryohei Otani. Dan berikut ini merupakan daftar pemenang penghargaan lengkap dari acara tersebut :
  • Grand Prize: “Babylon Berlin” (Germany)
  • Top Excellence Award for Long Drama: “Candice Renoir” (France)
  • Excellence Award for Long Drama: “Filthy Rich” (New Zealand)
  • Top Excellence Award for Miniseries: “Mother” (South Korea)
  • Excellence Award for Miniseries: “Safe Harbour” (Australia)
  • Top Excellence Award for Short Drama: “54 Hours” (Germany)
  • Excellence Award for Short Drama: “Black Mirror S4: Crocodile” (England)
  • Top Excellence Award for Comedy: “The New Black” (Israel)
  • Best Actor Award: Joan Pera (Spain, “The Power of Silence”)
  • Best Actress Award: Lee Bo Young (South Korea, “Mother”)
  • Best Director: Kilian Riedhoff (Germany, “54 Hours”)
  • Best Writer: Uli Bree, Klaus Pieber (Austria, “A Dance to Remembrance”)
  • Best Actor for Hallyu Dramas: Park Seo Joon
  • Best Actress for Hallyu Dramas: Son Ye Jin
  • Top Excellence Award for Hallyu Dramas: “While You Were Sleeping”
  • Excellence Award for Hallyu Dramas: “Fight My Way,” “Pretty Noona Who Buys Me Food”
  • Asia Star Award: Ryohei Otani (Japan), Tatjana Saphira Hartmann (Indonesia)
  • Special Invitation: “Solitary Gourmet” (Japan)
  • Special Jury Award: “The Memoir of Majie” (Malaysia)

Zohri Sang Juara Dunia

Lalu Muhammad Zohri

Disaat masyarakat Indonesia tengah bersedih karena timnas U-19 menelan kekalahan di semifinal AFF, ada Zohri yang dapat menghilangkan kesedihan masyarakat dan justru berbalik bahagia dan bangga karena Zohri mampu menjadi juara dunia lari 100 meter kelompok usia 20 tahun.

Nama Zohri pun kini menjadi perbincangan hangat dari mulut ke mulut juga dari media ke media semua membicarakannya. mulai dari kisah hidupnya hingga perjalanan dia untuk mendapatkan gelar juara. Namun terlepas dari itu semua kini Zohri menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Tawaran dan tantangan kini menanti Zohri, mulai dari tawaran masuk TNI, tawaran beasiswa dan yang lainnya kini banyak menghampirinya. Dan tak mau ketinggalan kini tantangan pun ikut serta menanti Zohri, tantangan mendapatkan medali emas pada perhelatan Asian Games.

Selamat Buat Zohri dan kami bangga, kiranya itulah inti dari semuanya.

Piala Dunia 2018 : Serba Serbi Setelah Perancis Sukses Menaklukan Belgia 1-0

Samuel umtiti Merayakan Golnya ke Gawang Belgia pada Semifinal Piala Dunia 2018
1. Gol Samuel Umtiti ke gawang Belgia merupakan satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan ini, dan menjadikan kali pertama Belgia kebobolan lewat situasi tendangan sudut di perhelatan piala dunia ini setelah sebelumnya terakhir kali mereka pernah kebobolan lewat situasi yang sama pada tahun 1994 ketika menghadapi Jerman.

Eden Hazard pada pertandingan semifinal piala dunia 2018
2. Eden Hazard menambah daftar pemain bintang yang harus mengubur mimpinya meraih gelar juara piala dunia bersama negaranya. Pada pertandingan ini hazard menjadi pemain yang melakukan dribel sukses terbanyak. Hazard hanya memiliki satu kali lagi kesempatan untuk mencicipi gelar juara piala dunia yakni pada piala dunia 2022 itupun jika dia belum memutuskan untuk gantung sepatu mengingat empat tahun yang akan datang dia akan berusia 31 tahun.

Thierry Henry menyalami Mbappe setelah pertandingan berakhir
3. Moment yang membuat bimbang Thierry Henry, meski timnya kalah tetapi yang menang adalah negaranya. Thierry Henry merupakan pemain yang mengantarkan Perancis menjadi juara pada piala dunia 1998.


Piala Dunia 2018 : Semifinal milik Eropa

Piala Dunia 2018 : Semifinal milik Eropa

Semifinal milik Eropa

Empat negara tersisa Perancis, Belga, Kroasia dan Inggris yang akan bertanding di semifinal piala dunia 2018 semuanya merupakan wakil Eropa. Perancis dan Belgia pada pertandingan perempat final telah menumbangkan dua wakil Amerika Selatan yaitu Uruguay dan Brazil, sedangkan Kroasia dan Inggris menumbangkan dua wakil eropa lainnya yakni Rusia dan Swedia.

Hanya Perancis dan Inggris yang Pernah Menjadi Juara Dunia

Dari empat Negara tersisa, hanya Perancis dan Inggris yang pernah merasakan gelar Piala Dunia. Perancis merasakannya pada tahun 1998 setelah di final mengalahkan Brazil dengan Skor 3-0 sedangkan Inggris mendapatkan gelar juara pada tahun 1966 ketika mereka menjadi tuan rumah dan di final mengalahkan Jerman Barat dengan skor 4-2.

Belgia dan Kroasia keduanya belum pernah menjadi juara, pencapaian terbaik Belgia finish di posisi 4 pada perhelatan tahun 1986, dan Kroasia sendiri ini merupakan kali pertama mereka masuk ke semi final.

Inggris Merupakan Kandidat Terkuat

Jika melihat kondisi dan sejarah maka Inggris menjadi kandidat terkuat untuk menjadi juara dunia, yang menjadi penyebabnya ialah :
1. Inggris memiliki Harry Kane yang menjadi penyerang tersubur sementara dengan koleksi 6 gol, unggul 2 angka dari Romelu Lukaku (Belgia) dan 3 angka dari Antoine Griezmann (Perancis) juga Kylian Mbappe (Perancis)
2. Inggris akan menghadapi Kroasia di semifinal yang secara hitung-hitungan di atas kertas inggris lebih diunggulkan mulai dari head-to-head di 5 pertemuan terakhir Ingris 3 kali menang.

Piala Dunia 2018 : Bungkam Swedia, Inggris Melaju ke Semifinal

Dua Gol Dua Tandukan Pemain Inggris, Membuat Swedia tak Berdaya.

Harry Maguire (No 6) merayakan gol nya ke gawang Swedia
Gol Pertama tercipta dibabak pertama lewat tandukan pemain belakang Harry Maguire pada menit 30' yang memanfaatkan umpan hasil sepakan A. Young. Setelah itu tak ada lagi gol tercipta hingga babak pertama berakhir.
Dele Ali berusaha menanduk bola yang diberikan oleh Lingard
Selanjutnya dibabak kedua giliran Dele Alli yang membuat gol kedua dengan tandukannya pada menit 58' setelah memanfaatkan umpan matang dari J. Lingard. Dengan demikian Inggris menjadi tim yang paling sering menciptakan gol lewat tandukan pada gelaran piala dunia 2018 ini.

Dengan demikian Inggris berhasil melaju kebabak semifinal dan hasil ini menjadikan Swedia tak pernah menang di piala dunia ketika mereka dibabak pertama tertinggal lebih dulu. 

Piala Dunia 2018 : Perancis Sukses Kandaskan Uruguay

Gol Varane dan Griezmann Loloskan Perancis ke Semifinal
Antoine Griezmann (tengah) setelah mencetak gol ke gawang Uruguay
Perancis akhirnya melaju ke semifinal piala dunia 2018 setelah berhasil menundukan Uruguay. Pada menit 40' Raphael Varane membuka keunggulan Perancis, berawal dari tendangan bebas Antoine Griezmann yang kemudian berhasil disundul dengan mudah oleh Varane, gol yang telah dinanti selama 39' menit. Hingga turun minum tidak ada lagi gol tambahan.

Pada babak kedua Uruguay mencoba mengganti penyerang dengan menarik keluar Christian Stuani dan memasukan Maximiliano Gomez di menit 59' dan juga mengganti gelandang mereka Rodrigo Betancur oleh Christian Rodriguez. Namun hasilnya bukannya menyamakan kedudukan malah kembali kebobolan, kali ini giliran Antoine Griezmann yang merobek gawang Muslera setelah mendapatkan umpan dari Tolisso pada menit 61'.

Sampai menit 90+6' Uruguay tidak mampu menciptakan gol ke gawang Perancis, dan membuat mereka terhenti langkahnya di piala dunia kali ini. Dan dengan kemenangan ini Perancis menorehkan rekor tak terkalahkan di 10 laga terakhir melawan wakil dari Amerika Latin.

Piala Dunia 2018 : Prediksi Brazil VS Belgia


Laga perempat final piala duia 2018 antara Brazil Vs Belgia akan menjadi ajang pembuktian bagi dua pemain yang selama ini diyakini dikemudian hari akan menjadi pemain terbaik Dunia menggantikan Messi dan Ronaldo yang selama ini mendominasi predikat pemain terbaik tersebut.


Yang pertama dari kubu Brazil ada Neymar, pemain berusia 26 tahun ini diyakini akan menjadi pemain terbaik Dunia setelah bersinar di klub Santos dan memikat banyak klub eropa hingga akhirnya berlabuh di Barcelona sebelum akhirnya kini bermain untuk klub Paris Saint-Germain. Telah banyak capaian prestasi yang diraihnya mulai dari menjadi Best Player Campeonato Brasileiro Serie A : 2011, South American Footballer of the Year : 2011, 2012 hingga terakhir dipenghargaan Ballon d'Or 2017 dia bercokol di posisi 3 dibawah Messi dan Ronaldo. Dan masih banyak lagi penghargaan individu yang telah ia dapatkan.


Yang kedua dari kubu Belgia ada nama Eden Hazard, pemain berusia 27 tahun ini sudah lama diperkirakan bisa menyabet gelar pemain terbaik dunia hanya saja permainanya memang cenderung naik turun dari musim ke musim namun, tetap saja dia bisa mendapatkan banyak penghargaan sebut saja salah satu nya ada UNPF Ligue 1 Player of the Year, PFA Player of the Year : 2014 - 15 hingga terakhir ada Belgian Golden Shoe : 2017, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Andai saja keduanya nanti bisa mengantarkan negaranya memenangkan piala Dunia dengan bermain cantik bukan hal yang tidak mungkin mereka layak menjadi calon pemain terbaik Dunia. Siapapun yang nanti berkontribusi mengantarkan ke semifinal terlebih dahulu peluang mereka lebih besar. Neymar sesungguhnya lebih memiliki peluang lebih besar dibanding Hazard jika mengingat Brazil merupakan Negara tersukses di piala Dunia yang telah mengoleksi lima gelar. Begitu juga dalam hal pemain terbaik Dunia, banyak yang terlahir dari tanah samba. Namun bola itu bundar dan hasil permainannya terkadang susah ditebak Hazard dan Belgia kini sedang dalam generasi emas yang tak layak di pandang sebelah mata.

Mari kita lihat siapakah yang akan membawa Negaranya ke semifinal, Neymar dengan Brazil atau Hazard dengan Belgia. Kita nantikan beberapa jam lagi pertandingan serunya.


Piala Dunia 2018 : Prediksi Uruguay VS Perancis

Prediksi Uruguay VS Prancis : Adu tajam senior VS Perancis (Suarez VS Mbappe) 
Perempat final piala dunia 2018 akan mempertemukan Uruguay dengan Perancis, sebelumnya mereka berhasil menaklukan lawan yang tangguh Uruguay mengalahkan Portugal dengan skor 2-1 sedangkan Perancis mengalahkan Argentina dengan skor 4-3. Dan membuat para pemain terbaik dunia seperti Ronaldo dan Messi harus pulang lebih dulu. (Sama-sama mengalahkan negara pemain bintang hanya saja Argentina bisa dibilang banyak pemain bintangnya dengan demikian Perancis diprediksi memiliki mentalitas yang lebih. 1 Point untuk Perancis)

Uruguay dengan barisan pemainnya yang cukup senior karena berusia rata-rata diatas 27 tahun tentunya memiliki pengalaman segudang untuk menghadapi Perancis yang kali ini tampil dengan barisan para pemain muda dengan rata-rata pemain berusia 25 tahun. Namun, meskipun Perancis mengandalkan para pemain muda tentunya tidak bisa dianggap mudah untuk mengalahkannya. Di babak penyisihan Uruguay dan Perancis sama-sama tidak terkalahkan hanya saja Uruguay mengumpulkan poin sempurna dari hasil (3M) sedangkan Perancis mengumpulkan poin 7 dari hasil (2M1D). (Sama-sama tidak terkalahkan dibabak penyisihan namun Uruguay memilki poin sempurna dengan demikian Uruguay diprediksi memiliki kematangan yang lebih. 1 point untuk Uruguay)

Untuk urusan pencetak gol sejauh ini dari Uruguay bisa dibilang merupakan para senior sebut saja ada Suarez dan Cavani mereka sama-sama berumur 31 tahun. Sedangkan dari Perancis ada Mbappe dan Griezman yang berumur 19 dan 27 tahun. Suarez dan Cavani hingga pertandingan babak 16 besar kemarin telah menghasilkan 5 gol begitu pula dengan Mbappe dan Griezman. (Sama-sama memiliki penyerang yang haus gol hanya saja berbeda generasi) 

Pertandingan antara Uruguay dan Perancis diyakini akan menampilkan pertandingan yang seru dan layak ditonton karena mereka sama-sama kuat, hanya sejarah yang berpihak pada Uruguay karena dari tiga pertemuan mereka di Piala Dunia mereka berhasil mencuri satu kali kemenangan dengan sisanya berakhir imbang.

Patut kita saksikan bersama, apakah Suarez beserta pasukan senior Uruguay yang mampu melaju ke semifinal atau Mbape beserta pasukan junior Perancis yang justru berhasil masuk ke semifinal.